
Rekap singkat!
- Gigi berlubang pada anak dapat menyebabkan daging tumbuh dalam gigi, namun masih bisa dirawat dengan perawatan pulpa seperti pulpotomi atau pulpektomi.
- Pulpotomi adalah prosedur pengambilan jaringan pulpa pada bagian mahkota gigi untuk menjaga gigi tetap hidup tanpa infeksi.
- Pulpektomi dilakukan pada gigi yang berlubang besar dan dalam dengan mengangkat seluruh jaringan pulpa yang terinfeksi dan menggantinya dengan bahan pengisi.
Halo, Sahabat Damessa! Gigi berlubang yang besar hingga terkadang tampak adanya daging yang tumbuh dalam gigi pada buah hati pastinya membuat kita semua khawatir bukan? Bercak berwarna putih hingga hitam yang tidak sewarna pada gigi, rasa sakit yang dikeluhkan melalui rengekan, hingga adanya benjolan berwarna merah serupa daging dalam gigi yang sering dipertanyakan. Lantas apa saja perawatan pulpa yang bisa dilakukan dan apa perbedaannya, ya? Yuk, kita cari tahu bersama!
Eits, tapi sebelum kita beranjak ke perawatan pulpa, kita cari tahu bersama, yuk, bagaimana struktur dari gigi itu sendiri.

Dari gambar tersebut terlihat jelas, nih, Sahabat Damessa bahwa lapisan paling luar dari gigi adalah enamel, lalu ada dentin, dan ruang pulpa. Sahabat Damessa tahu nggak, sih, kalau enamel itu merupakan zat terkeras di tubuh manusia, bahkan lebih keras daripada tulang, lho! Hal ini dikarenakan enamel tersusun dari mineral keras sebanyak 95% (pada enamel orang dewasa atau enamel yang sudah matur) yang disebut hidroksiapatit dengan 4% air dan 1% matriks organik yang lunak. Studi bahkan menunjukkan karena sifat mekanisnya yang luar biasa enamel ini mampu menahan ratusan siklus pengunyahan dengan kekuatan menggigit hingga 770 Newton, lho! Selain itu, enamel juga mampu melindungi struktur gigi di bawahnya pada lingkungan rongga mulut yang keras, yang juga selalu mengalami gejolak naik-turun pH dan suhu yang ekstrem di dalam tubuh manusia. Sahabat Damessa sekarang terbayang, kan, kalau gigi berlubang hingga tidak dapat dirawat lagi, berarti gigi kita sudah berjuang sekuat apa sebelumnya.
Baca juga: 3 Cara Penanganan Gigi Goyang pada Anak dan Dewasa
Nah, pada anak-anak terkadang kita sebagai orang tua tidak menyadari bahwa gigi anak berlubang, atau ada juga yang terkadang berpura-pura tidak peduli karena beranggapan gigi susu ini nantinya akan lepas dengan sendirinya dan digantikan dengan gigi dewasa. Padahal gigi susu mempunyai banyak peran penting, lho, salah satunya adalah untuk menjaga ruang gigi permanen tumbuh sehingga gigi anak tidak berjejal ketika dewasa nanti! “Tapi, dok, kalau gigi anak sudah berlubang besar, hitam dan dalam, serta terkadang ada daging yang tumbuh di dalam lubangnya, masih bisa dirawat nggak, ya?”. Tentu saja masih bisa, dong! Yuk cari tahu perawatan pulpa dengan membaca artikel di bawah ini:
Berbagai Perawatan Pulpa (Syaraf Gigi)
Pulpotomi
Merupakan tindakan pengambilan jaringan pulpa pada bagian mahkota gigi, diikuti penempatan obat supaya terjadi penyembuhan dan mempertahankan gigi supaya tetap vital (hidup). Pulpotomi ini diindikasikan untuk gigi yang vital dengan jaringan pendukung gigi yang masih sehat tanpa disertai adanya infeksi lokal maupun abses. Ketika gigi buah hati bunda-bunda sekalian terdapat lubang hingga bagian ujung gigi, tetapi bagian saluran akarnya masih sehat, yang mana pencabutan merupakan tindakan yang tidak disarankan, umumnya pedodontis (dokter gigi spesialis anak) akan menyarankan untuk dilakukan tindakan pulpotomi.
Pulpektomi
Merupakan tindakan pengambilan seluruh jaringan pulpa yang terinfeksi sampai dengan saluran akar, dilanjutkan dengan pengisian bahan yang dapat diresorbsi, sehingga gigi dapat bertahan sesuai sebagaimana mestinya. Biasanya ketika gigi buah hati bunda-bunda sekalian sudah berlubang besar, hitam, dan sangat dalam dengan atau tanpa keluhan rasa sakit yang spontan, pedodontis akan merekomendasikan untuk dilakukan pulpektomi.
Ketika ada daging yang tumbuh di gigi berlubang, bunda-bunda juga tidak perlu khawatir. Daging yang tumbuh (polip) ini nantinya akan diinsisi (dipotong dan dibersihkan) lalu dilihat perawatan apa yang diindikasikan untuk gigi buah hati bunda.

Nah, sekarang bunda sudah tahu, kan, gambaran perawatan pulpa yang bisa dilakukan di pedodontis? Yuk, segera periksakan kesehatan gigi buah hati bunda ke Klinik Damessa! Cek juga Instagram @damessa.dentalclinic untuk informasi menarik lainnya!
Referensi:
- Al Baik, S., Al Mkenah, A., Khan, A., Alkhalifa, A., Al Makinah, A., Alquraini, H., Al Khars, A., Almakinah, A., Almakinah, D. and Almalki, A. (2018) “Pulpotomy vs. pulpectomy techniques, indications and complications”, International Journal Of Community Medicine And Public Health, 5(11), pp. 4975–4978. doi: 10.18203/2394-6040.ijcmph20184261.
- Anilkumar, K., Lingeswaran, S., Ari, G., Thyagarajan, R., & Logaranjani, A. (2016). Management of Chronic Hyperplastic Pulpitis in Mandibular Molars of Middle Aged Adults- A Multidisciplinary Approach. Journal of clinical and diagnostic research : JCDR, 10(1), ZD23–ZD25. https://doi.org/10.7860/JCDR/2016/15338.7153
- Beniash, E., Stifler, C. A., Sun, C. Y., Jung, G. S., Qin, Z., Buehler, M. J., & Gilbert, P. U. P. A. (2019). The hidden structure of human enamel. Nature communications, 10(1), 4383. https://doi.org/10.1038/s41467-019-12185-7
- Farci F, Soni A. Histology, Tooth. [Updated 2023 Jun 26]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. [Figure, A cross-section of a permanent…] Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK572055/figure/article-131375.image.f2/