Membersihkan Karang Gigi

Rekap Singkat!

  • Membersihkan karang gigi yang mengeras tidak bisa dibersihkan sendiri di rumah. Namun, metode alami seperti baking soda, oil pulling, atau kulit jeruk bisa membantu memperlambat penumpukan jika dilakukan rutin.
  • Beberapa bahan alami seperti minyak kelapa, lidah buaya, dan biji wijen memiliki sifat antimikroba dan abrasif ringan.
  • Pemeriksaan rutin ke dokter gigi tetap penting, karena karang gigi yang sudah keras hanya bisa dibersihkan secara profesional.

Membersihkan karang gigi yang sudah mengeras umumnya tidak bisa hanya dengan menyikat gigi biasa. Meskipun perawatan di dokter gigi tetap menjadi solusi paling efektif, beberapa cara alami bisa membantu memperlambat penumpukan dan menjaga kebersihan mulut bila dilakukan secara rutin dan tepat. 

Lantas, apa saja cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan karang gigi secara alami? Silakan simak artikel berikut sampai selesai, karena akan mengulas metode alami yang bisa membantu merawat gigi dari karang yang membandel.

Apa itu Karang Gigi?

Karang gigi merupakan hasil dari plak yang mengeras dan menempel kuat pada permukaan gigi, terutama di sekitar garis gusi. Karang gigi terbentuk dari sisa makanan dan bakteri yang tidak dibersihkan dengan baik, lalu mengalami proses mineralisasi.

Jika tidak ditangani, karang gigi dapat memberikan berbagai dampak untuk gigi dan mulut. Karang gigi dapat menyebabkan Kerusakan pada enamel gigi. Selain itu, karang gigi juga dapat  gusi menjadi mudah berdarah dan tampak merah, radang gusi (gingivitis) hingga penyakit gusi yang lebih parah (periodontitis)

8 Bahan Untuk Membersihkan Karang Gigi Secara Alami

Membersihkan karang gigi yang sudah keras umumnya tidak bisa dilakukan sepenuhnya di rumah. Namun, beberapa metode alami berikut ini dapat membantu mencegah penumpukan lebih lanjut dan menjaga kebersihan mulut jika dilakukan secara rutin. Berikut adalah beberapa 8 bahan alami yang bisa digunakan untuk membersihkan karang gigi.

1. Baking Soda

Baking soda bersifat abrasif ringan dan mampu mengikis plak awal. Selain itu, kandungan alkalinya juga membantu menyeimbangkan pH mulut dan melawan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Untuk menggunakannya, campurkan baking soda dengan air atau pasta gigi. Setelah itu, sikat gigi selama 1–2 menit, 2–3 kali seminggu. Hindari menyikat terlalu keras agar enamel tidak rusak.

2. Oil Pulling dengan Minyak Kelapa

Teknik ini merupakan tradisional yang melibatkan berkumur dengan minyak kelapa. Hal ini karena minyak kelapa kaya akan asam laurat yang bersifat antimikroba dan antiinflamasi.

Untuk membersihkan karang gigi dengan cara ini, ambil satu sendok makan minyak kelapa hangat. Setelah itu, kumur minyak tersebut  selama 5–20 menit. Setelah itu, buang minyak, lalu lanjutkan dengan menyikat gigi.

3. Water Flosser

Alat ini menggunakan tekanan air untuk membersihkan sisa makanan dan plak di antara gigi serta di garis gusi. Alat ini lebih efektif dibanding flossing biasa (berdasarkan studi 2016). Oleh karena itu, water flosser cocok untuk pengguna dengan gusi sensitif atau yang memakai kawat gigi.

4. Cuka Putih

Cuka putih juga merupakan bahan alami yang bisa digunakan untuk membersihkan karang gigi. Hal ini karena cuka putih memiliki sifat antibakteri dan bisa membantu melunakkan tartar ringan.

Untuk menggunakan cuka putih, campurkan 2 sendok teh cuka ke dalam segelas air hangat dan tambahkan sedikit garam. Setelah itu, gunakan larutan tersebut sebagai obat kumur.

5. Lidah Buaya (Aloe Vera)

Lidah buaya dikenal memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang sangat baik untuk mendukung kesehatan gusi dan membersihkan karang gigi. Kandungan gel dalam tanaman ini dapat membantu mengurangi peradangan serta melawan bakteri penyebab masalah mulut dan gigi.

Untuk menggunakannya, kamu bisa memakai gel aloe vera murni sebagai obat kumur alami setiap hari. Cara lain adalah mencampurkan gel tersebut dengan sedikit baking soda dan air, lalu menggunakannya sebagai pasta gigi alami. 

6. Kulit Jeruk

Kulit jeruk, terutama bagian putih di dalamnya, mengandung vitamin C dan antioksidan yang dapat membantu membersihkan karang gigi ringan.  Jadi, penggunaan rutin bisa membantu mencerahkan gigi sekaligus menjaga kebersihan mulut secara alami.

Cara penggunaannya cukup praktis, cukup gosokkan bagian dalam kulit jeruk secara langsung ke permukaan gigi. Diamkan selama beberapa menit agar nutrisi yang terkandung dapat meresap dan bekerja, lalu lanjutkan dengan menyikat gigi seperti biasa.

7. Biji Wijen

Biji wijen merupakan abrasif alami yang mampu membantu membersihkan permukaan gigi dari plak. Selain itu, biji ini juga mengandung kalsium yang baik untuk memperkuat enamel gigi. Untuk penggunaannya, kunyahlah beberapa butir biji wijen hingga halus tanpa menelannya. Setelah itu, gunakan sikat gigi yang kering untuk menyikat gigi sambil biji wijen masih berada di dalam mulut. 

8. Daun dan Buah Jambu Biji

Jambu biji, baik daun maupun buahnya, mengandung zat antiinflamasi dan antiplak yang mendukung kesehatan gigi dan gusi. Daun jambu muda dapat dikunyah langsung dengan tambahan sedikit garam untuk membantu meredakan peradangan dan membersihkan plak secara alami. 

Sementara itu, konsumsi buah jambu biji secara rutin dapat memperkuat gusi dan meningkatkan kesehatan mulut berkat kandungan vitamin C dan serat yang tinggi. Penggunaan keduanya bisa menjadi pelengkap perawatan gigi sehari-hari secara alami.

Langkah Pencegahan Karang Gigi

Karang gigi dapat dicegah melalui beberapa cara. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah karang gigi: 

1. Sikat Gigi dengan Pasta Berfluoride.

Pastikan untuk menyikat gigi dengan pasta yang memiliki kandungan fluoride. lakukan dua kali sehari untuk mencegah penumpukan plak.

2. Gunakan Benang Gigi atau Water Flosser

Selain menyikat gigi, bersihkan gigi menggunakan benang gigi atau water flosser. Hal ini karena baik benang gigi atau flosser dapat membersihkan sela-sela gigi. 

3. Berkumur dengan Mouthwash Antibakteri

Sebagai tambahan, Anda bisa berkumur menggunakan mouthwash anti bakteri. Hal ini akan membantu mengurangi jumlah bakteri di rongga mulut.

4. Hindari Makanan Manis dan Asam

Selain membersihkan gigi, pastikan untuk membatasi konsumsi permen, soda, dan jus buah asam.

5. Periksa Rutin ke Dokter Gigi

Terakhir, pastikan untuk mengunjungi dokter gigi secara rutin. Kunjungi minimal dua kali setahun untuk pemeriksaan dan pembersihan karang gigi profesional.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Jika Anda melihat karang gigi di garis gusi, mengalami bau mulut yang tak kunjung hilang, atau gusi sering berdarah, sebaiknya segera periksa ke dokter gigi. Karang yang sudah mengeras tidak bisa dibersihkan sendiri dan dapat menyebabkan penyakit gusi serius jika diabaikan.

Apabila Anda kesulitan membersihkan karang gigi secara alami, segera kunjungi Klinik Gigi Damessa untuk evaluasi dan perawatan yang tepat. Lebih dari itu, pastikan Anda juga follow @damessa.dentalclinic di Instagram untuk mengetahui informasi terbaru. 

Referensi: 

Medical News Today. How to remove plaque and tartar: Best home treatments. Diakses dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/324341, 

Ditinjau oleh: drg. Brenda Regina Christy

Merupakan dokter gigi lulusan pendidikan Dokter Gigi Universitas Airlangga yang merupakan seorang Supervisor Dentist Human Capital di Damessa Dental Care.