Gigi Susu

Rekap singkat!

  • Gigi susu penting untuk menjadi fondasi bagi gigi permanen yang tumbuh dengan benar, serta mendukung fungsi makan, bicara, dan perkembangan rahang anak.
  • Gigi berlubang pada anak bisa menyebabkan nyeri, infeksi, dan gangguan perkembangan, serta berisiko menular ke gigi permanen yang sedang tumbuh.
  • Perawatan gigi anak sejak dini dapat membantu menciptakan kebiasaan sehat untuk senyum yang kuat dan rapi di masa depan.

Masih banyak orang tua yang berpikir, “Ah, gigi susu kan nanti juga copot, jadi gak perlu care-care banget lah.” Padahal, justru di masa inilah fondasi utama kesehatan gigi dan mulut anak terbentuk. Perawatan gigi anak sejak dini bukan hanya tentang senyum manis si kecil, tapi juga memastikan gigi permanen mereka tumbuh kuat, rapi, dan sehat di masa depan lho!

Menurut American Academy of Pediatric Dentistry (2023), kesehatan gigi susu yang baik berpengaruh langsung pada kemampuan anak untuk makan, berbicara, hingga perkembangan rahang dan wajah. Jadi, menjaga gigi susu tetap sehat bukan hal sepele ya bun! Ini investasi untuk si kecil nanti.

Alasan Pentingnya Perawatan Gigi Anak Sejak Dini

Berikut ini alasan pentingnya perawatan gigi anak sejak dini untuk investasi bagi kesehatan gigi dan mulutnya di masa depan.

1. Gigi Susu adalah Fondasi untuk Gigi Permanen

Gigi susu berfungsi sebagai penuntun bagi gigi permanen agar tumbuh di posisi yang benar. Kalau gigi susu rusak atau dicabut terlalu cepat akibat berlubang, gigi permanen bisa tumbuh miring atau berjejal. Akibatnya, anak berisiko mengalami maloklusi atau gangguan susunan gigi yang memerlukan perawatan ortodonti (behel) di kemudian hari.

Selain itu, gigi susu juga membantu anak mengunyah makanan dengan baik dan belajar bicara dengan jelas. Jadi, bun, kalau kita merawat gigi susu anak, itu artinya kita sedang membantu tumbuh kembang anak kita secara menyeluruh, baik secara fisik maupun sosial.

2. Gigi Berlubang pada Anak Bukan Masalah Sepele

Tahukah kalian bahwa gigi berlubang merupakan penyakit paling umum pada anak di seluruh dunia? Menurut data World Health Organization (2023), sekitar 60–90% anak usia sekolah memiliki gigi berlubang.

Masalahnya, gigi berlubang pada gigi susu tidak hanya menyebabkan nyeri dan infeksi tapi juga dapat mengganggu tidur, nafsu makan, hingga konsentrasi anak di sekolah. Yang sering tidak disadari, bakteri penyebab gigi berlubang juga bisa menular ke gigi permanen yang sedang tumbuh di bawahnya. Jadi satu gigi berlubang bisa berdampak panjang ya!

3. Mengenalkan Anak pada Dokter Gigi Sejak Dini

Idealnya, kunjungan pertama perawatan gigi anak ke dokter gigi dilakukan saat gigi pertamanya tumbuh atau sebelum usia satu tahun (AAPD Guidelines, 2023). Tujuannya bukan semata-mata pemeriksaan, tapi agar anak terbiasa dengan suasana klinik gigi dan tidak takut di kemudian hari.

Baca juga: Waktu Terbaik untuk Melakukan Perawatan Gigi Berlubang pada Anak

Di Damessa Dental Clinic, kami menggunakan perawatan gigi anak dengan pendekatan yang lembut dan menyenangkan, sehingga kunjungan pertama si kecil bisa menjadi pengalaman positif bun! Anak akan belajar bahwa dokter gigi bukan tempat yang menakutkan, melainkan teman yang membantu menjaga senyum sehat mereka. 

4. Cara Merawat Gigi Susu Sejak Dini

Inilah beberapa langkah sederhana yang bisa bunda dan ayah lakukan di rumah:

  • Mulai Sejak Dini: Bersihkan gusi bayi dengan kain lembab sebelum gigi tumbuh. Setelah gigi pertama tumbuh, gunakan sikat gigi anak dan pasta gigi berfluoride sebesar biji jagung. 
  • Batasi Konsumsi Manis: Hindari susu botol menjelang tidur dan batasi makanan yang mengandung kadar gula tinggi.
  • Rutin Kontrol ke Dokter Gigi:  Idealnya kontrol gigi dilakukan setiap enam bulan sekali bahkan jika gigi anak terlihat sehat. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah lebih awal.
  • Jadikan Menyenangkan: Ajak anak menyikat gigi sambil bercerita atau bernyanyi agar kegiatan ini terasa seperti bermain bukan kewajiban yang memberatkan!

Jadi gigi susu bukan sekadar ‘gigi sementara’, mereka punya peran besar dalam fungsi makan, bicara, serta menjaga ruang bagi gigi permanen yang akan tumbuh. Dengan perawatan yang tepat di rumah dan kunjungan rutin ke dokter gigi, anak dapat tumbuh dengan senyum sehat dan percaya diri!

Yuk mulai lakukan perawatan gigi anak sejak dini! Untuk pemeriksaan dan perawatan gigi anak dengan suasana ramah serta tenaga professional, bisa kunjungi Damessa Dental Clinic ya Bun! Karena senyum sehat di masa depan berawal dari kebiasaan kecil hari ini. Bila tertarik dengan tips kesehatan gigi lainnya, jangan lupa ikuti Instagram @damessa.dentalclinic.

Referensi: 

  • American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD). (2023). Guideline on Infant Oral Health Care
  • World Health Organization  (WHO). (2023). Oral Health Status Report
  • Peres MA et al.  (2024). Global burden of untreated dental caries in children: A systematic analysis. Journal Dental Research.
  • Schroth RJ et al. (2022). Early childhood caries and oral health in preschool children. Pediatric Dentistry Journal.