Pernah mengalami gigi berlubang atau patah? Salah satu solusi untuk mengatasinya adalah dengan tumpatan gigi. Tumpatan gigi atau lebih akrab disebut tambal gigi berfungsi untuk memperbaiki struktur gigi yang rusak sehingga bisa kembali berfungsi dengan baik. Namun, tahukah Anda bahwa ada berbagai jenis tumpatan gigi yang bisa digunakan sesuai dengan kondisi gigi dan kebutuhan masing-masing?
Jenis-Jenis Tumpatan Gigi
Berikut ini akan dibahas jenis-jenis tumpatan gigi serta kelebihan dan kekurangannya agar Anda bisa memilih yang paling sesuai.
1. Tumpatan Komposit
Tumpatan komposit terbuat dari campuran resin akrilik dan partikel kaca halus. Tambalan ini sering digunakan karena warnanya bisa disesuaikan dengan warna alami gigi. Kelebihannya adalah bisa digunakan untuk perbaikan kecil dan besar pada gigi. Proses pemasangannya juga lebih cepat dibandingkan beberapa jenis tambalan lainnya karena langsung mengeras di dalam mulut dengan bantuan sinar khusus.
Sedangkan kekurangannya adalah tidak sekuat tambalan amalgam, biasanya hanya bertahan sekitar 5–7 tahun. Tambalan ini juga lebih rentan terhadap noda dibandingkan bahan lainnya terutama jika sering mengonsumsi kafein atau merokok. Selain itu, tumpatan komposit dapat menyusut seiring waktu yang dapat menyebabkan celah kecil tempat bakteri masuk dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
2. Tumpatan Keramik (Porcelain)
Sesuai namanya, tumpatan ini terbuat dari bahan porselen yang memiliki warna sangat mirip dengan gigi asli dan lebih tahan terhadap noda dibandingkan komposit. Kelebihannya, tentu saja karena lebih estetis karena menyerupai gigi asli dan lebih tahan noda dibandingkan tumpatan komposit. Selain itu, tumpatan keramik tidak menyebabkan reaksi alergi dan lebih tahan terhadap perubahan warna dari makanan dan minuman berpigmen tinggi.
Kekurangannya adalah biayanya lebih mahal dibandingkan amalgam dan komposit serta bisa lebih rapuh dibandingkan bahan lain jika terkena tekanan tinggi. Oleh karena itu, tumpatan ini lebih cocok untuk gigi depan atau area yang tidak terlalu sering mengalami tekanan kuat.
3. Tumpatan Glass Ionomer
Tumpatan glass ionomer terbuat dari campuran kaca khusus dan asam akrilik. Biasanya digunakan pada gigi anak-anak atau gigi yang tidak mengalami tekanan besar. Kelebihannya adalah bisa melepaskan fluoride yang bisa membantu mencegah gigi berlubang dan cocok untuk gigi anak-anak serta tambalan di area dekat akar gigi. Tambalan ini juga memiliki daya rekat yang baik pada enamel dan dentin gigi, sehingga bisa digunakan tanpa perlu banyak mengikis struktur gigi asli.
Namun, kekurangannya adalah kurang tahan lama dibandingkan jenis tambalan lainnya serta warnanya tidak transparan seperti porselen atau komposit. Tambalan ini cenderung lebih rapuh dan bisa mengalami keausan lebih cepat jika digunakan di area yang sering mengalami tekanan saat mengunyah.
Bagaimana Cara Memilih Tumpatan yang Tepat?
Memilih jenis tumpatan yang tepat tergantung pada beberapa faktor, seperti:
- Lokasi gigi yang akan ditambal: Jika gigi yang rusak ada di bagian depan, tambalan komposit atau porselen lebih disarankan karena tampilannya lebih alami.
- Daya tahan yang diinginkan: Jika menginginkan tambalan yang tahan lama, amalgam atau emas bisa menjadi pilihan.
- Anggaran: Jika mencari pilihan yang lebih terjangkau, amalgam dan glass ionomer bisa menjadi solusi.
- Kondisi kesehatan gigi: Jika memiliki risiko tinggi terhadap gigi berlubang, glass ionomer yang melepaskan fluoride bisa membantu mencegah kerusakan lebih lanjut.
- Alergi atau sensitivitas terhadap bahan tertentu: Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap logam dalam amalgam atau emas, sehingga komposit atau porselen bisa menjadi alternatif yang lebih aman.
Setiap jenis tumpatan gigi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilihan tambalan yang tepat bergantung pada kebutuhan individu, lokasi gigi yang rusak, serta anggaran yang tersedia. Konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan rekomendasi terbaik sesuai dengan kondisi gigi Anda.
Jika Anda masih bingung memilih tumpatan yang tepat atau ingin segera melakukan perawatan gigi, Klinik Gigi Damessa siap membantu! Hadir dengan tenaga medis profesional dan teknologi terkini, klinik ini menawarkan berbagai jenis tambalan gigi yang aman dan berkualitas. Jangan biarkan masalah gigi mengganggu aktivitas Anda. Segera buat janji temu dan dapatkan senyum sehat di Klinik Gigi Damessa!
Referensi:
Ferracane JL. (2011). Resin composite—state of the art. Dental Materials, 27(1), 29–38. https://doi.org/10.1016/j.dental.2010.10.020
Ditinjau oleh: drg. Brenda Regina Christy
Dokter gigi lulusan pendidikan Dokter Gigi Universitas Airlangga yang merupakan seorang Supervisor Dentist Human Capital di Damessa Dental Care.