Gigi Tiruan

Rekap singkat!

  • Perubahan bicara setelah memakai gigi tiruan bersifat sementara dikarenakan mulut membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan ruang mulut.
  • Masalah fonetik yang lebih serius pada gigi tiruan biasanya disebabkan oleh desain yang tidak ideal, seperti gigi yang terlalu maju atau gigitan yang tidak sesuai.
  • Jika setelah beberapa minggu bicara masih tidak stabil, konsultasikan ke dokter gigi untuk evaluasi dan penyesuaian gigi tiruan agar fonetik kembali normal.

Salah satu hal pertama yang sering dikeluhkan pasien setelah memakai gigi tiruan adalah perubahan cara bicara. Ada yang merasa cara bicaranya berubah menjadi cadel saat mengucapkan beberapa huruf tertentu. Keluhan ini sangat umum terjadi sehingga banyak orang mempercayai bahwa gigi tiruan memang selalu membuat bicara tidak jelas.

Tapi, apakah itu benar? Jawabannya… tidak sesederhana itu! Perubahan bicara setelah memakai gigi tiruan lebih mirip seperti memakai sepatu baru. Bukan berarti sepatunya salah, kadang kaki kita saja belum terbiasa. Mulut pun sama. Begitu ada benda baru yang ukurannya cukup besar, menempel, dan memengaruhi ruang gerak lidah, tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri.

Kenapa Cara Bicara Bisa Berubah?

Secara anatomi, bicara adalah kerja sama rumit antara lidah, gigi, bibir, palatum, dan aliran udara. Sedikit perubahan bentuk atau posisi salah satu struktur saja sudah bisa mengubah bunyi yang keluar. Ketika gigi tiruan dipasang, entah itu gigi tiruan lengkap, sebagian, atau overdenture, ruang mulut otomatis berubah. Ruang gerak lidah jadi sedikit terbatas, jarak antara gigi atas dan bawah berubah, dan aliran udara keluar dengan cara yang berbeda.

Penelitian dalam Journal of Prosthetic Dentistry menunjukkan bahwa fonetik sangat sensitif terhadap perubahan posisi gigi anterior dan ketebalan palatal plate. Itulah kenapa bunyi seperti “s”, “z”, “f”, “v”, dan “sh” paling sering terdengar aneh di minggu-minggu awal pemakaian.

Namun otot mulut manusia punya kemampuan adaptasi yang luar biasa. Dalam 1–4 minggu, kebanyakan pasien sudah kembali berbicara normal tanpa modifikasi apapun. Adaptasi ini disebut neuromuscular accommodation, salah satu mekanisme terpenting dalam prostodontik.

Walaupun perubahan bicara sebagian besar bersifat sementara, ada juga kondisi di mana gigi tiruan benar-benar bisa mengganggu fonetik. Misalnya ketika basis gigi tiruan terlalu tebal, posisi gigi terlalu mundur atau terlalu maju, atau ketinggian gigitan tidak sesuai. Desain yang tidak ideal bisa membuat lidah kehilangan titik kontak untuk membentuk huruf tertentu.

Tapi perlu diingat, kasus di mana gigi tiruan perlu diperbaiki ulang tidak sebanyak yang orang kira. Sebagian besar masalah fonetik justru terjadi karena pengguna melepas pasang gigi tiruan, tidak memakainya secara konsisten, atau membiarkan mulut “kaget” terlalu lama tanpa latihan bicara. Beberapa laporan klinis bahkan menyebut bahwa latihan fonetik sederhana, seperti membaca berita keras-keras 10–15 menit sehari dapat mempercepat adaptasi hingga 40–50%.

Baca juga: Tips Jitu agar Gigi Palsu Awet dan Tak Mudah Rusak setelah Lama Dipakai

Kenapa Bicara Tetap Tidak Jelas Setelah Pemakaian Lama?

Jika setelah 3–4 minggu bicara masih terasa tidak stabil, inilah saatnya kembali ke dokter gigi untuk evaluasi. Dokter biasanya akan memeriksa beberapa hal, apakah gigi terlalu maju, apakah ada bagian basis yang terlalu tebal, apakah jarak gigitan terlalu tinggi atau rendah, atau apakah lidah kurang punya ruang yang cukup? Penyesuaian kecil sering kali sudah cukup untuk memperbaiki fonetik dengan hanya menipiskan palatal plate beberapa milimeter yang bisa membuat cara bicara langsung terdengar lebih jelas.

Jadi, Benarkah Gigi Tiruan Membuat Bicara Tidak Jelas?

Gigi tiruan bisa mengubah bicara di awal, tetapi bukan penyebab bicara tidak jelas dalam jangka panjang. Selama desain gigi tiruan sesuai anatomi, dibuat oleh dokter gigi, dan pasien memberi waktu bagi otot mulut untuk beradaptasi, fonetik akan kembali normal bahkan banyak orang merasa bicaranya lebih stabil karena gigitan membaik dan posisi gigi lebih rapi. Jadi bukan gigi tiruannya yang salah ya! Sering kali, mulut kita hanya butuh waktu untuk saling berkenalan.

Untuk perawatan gigi tiruan yang tepat dan konsultasi lebih lanjut, kunjungi Klinik Damessa dan jangan lupa follow Instagram kami di @damessa.dentalclinic!