
Rekap singkat!
- Behel bisa mengubah bentuk wajah secara halus, seperti profil lebih rata dan senyum yang lebih simetris, yang mengikuti perbaikan posisi gigi dan rahang.
- Sebagian besar pasien hanya mengalami perubahan minor, seperti bibir lebih rileks, garis senyum lebih harmonis, dan wajah tampak lebih rapi.
- Perubahan wajah dapat lebih dramatis terjadi pada kasus tertentu, seperti masalah skeletal, pencabutan gigi untuk ruang, atau pada anak-anak.
Sahabat Damessa pernah dengar teman atau keluarga bilang, “Kalau pasang behel, nanti wajahmu berubah, loh!” atau sebaliknya, “Ah, behel itu cuma buat merapikan gigi, bukan buat ngubah wajah!”.
Kalau gitu mana sih yang benar? Jawabannya… behel bisa mengubah bentuk wajah, tapi tidak selalu dan tidak dalam semua kasus. Perubahannya juga bukan seperti “face reshaping” besar-besaran, melainkan perubahan halus yang mengikuti perbaikan posisi gigi dan rahang. Supaya tidak salah paham, yuk kita bahas!
Gigi dan Rahang itu Bagian dari Struktur Wajah
Wajah kita itu dibentuk oleh tulang rahang atas dan bawah, posisi gigi, otot wajah, bibir, dan jaringan lunak. Nah, perubahan pada posisi gigi dapat memengaruhi dukungan bibir dan pipi sehingga tampilan wajah bisa terlihat sedikit berbeda setelah perawatan ortodonti. Jadi, ada kemungkinan behel bisa mengubah bentuk wajah kamu, tapi sifatnya natural, progresif, dan bukan hasil operasi wajah ya!
Jenis Perubahan Wajah yang Paling Umum Setelah Perawatan Behel
1. Profil Lebih Rata (Flatter Profile)
Kalau sebelumnya gigi depan terlalu maju (protrusi) dan membuat bibir terlihat lebih menonjol, maka saat behel mengoreksi posisi gigi, bibir akan jadi lebih tertutup dan profil wajah akan tampak lebih seimbang.
American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics menyebutkan bahwa retraksi gigi anterior dapat mengurangi protrusi bibir depan sebanyak 1–3 mm yang akan terlihat sebagai perubahan halus.
2. Senyum Lebih Simetris
Gigi yang rapi otomatis akan mempengaruhi lengkung senyum milik kita! Banyak pasien merasakan wajah terlihat lebih segar karena senyumnya jadi lebih enak dipandang. Selain itu, senyum yang lebih simetris dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan kesan yang lebih harmonis pada wajah. Hal ini juga sering membuat orang merasa lebih puas dengan penampilan mereka setelah perawatan.
3. Perubahan di Area Rahang
Jika pasien punya underbite, overbite, dan open bite, maka perawatan orthodonti, terutama yang dikombinasikan dengan alat interseptif atau bedah ortognatik pada kasus berat bisa membuat perubahan wajah lebih signifikan.
Tidak Semua Orang Mengalami Perubahan Wajah Besar
Faktanya, menurut AAO, sebagian besar pasien ortodonti hanya mengalami perubahan minor. Perubahan ini biasanya berupa:
1. Bibir Tampak Lebih Rileks
Setelah perawatan ortodonti, banyak pasien yang merasakan bibir mereka terlihat lebih rileks dan natural. Hal ini terjadi karena posisi gigi dan rahang yang lebih seimbang mengurangi ketegangan pada otot-otot sekitar mulut. Bibir juga memberikan tampilan yang lebih nyaman dan alami.
2. Garis Senyum Lebih Harmonis
Proses perawatan ortodonti membantu merapikan gigi dan memperbaiki garis senyum yang sebelumnya tidak sejajar. Senyum akan tampak lebih simetris dengan gigi yang lebih rapi. Perubahan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri karena tampilan saat senyum menjadi lebih estetis.
3. Wajah Tampak Lebih Rapi
Salah satu hasil perawatan ortodonti adalah wajah yang tampak lebih teratur dan proporsional. Struktur wajah terlihat lebih simetris dengan gigi dan rahang yang lebih selaras. Hal ini membuat wajah terlihat lebih rapi dan meningkatkan keseimbangan wajah secara keseluruhan.
Perubahan yang dramatis biasanya hanya terjadi pada:
1. Kasus Skeletal (Kondisi Tulang Rahang)
Pada beberapa kasus, perubahan wajah yang lebih dramatis terjadi pada pasien dengan masalah skeletal atau kelainan pada struktur tulang rahang. Untuk kasus seperti ini, perawatan ortodonti mungkin perlu dikombinasikan dengan prosedur lain, seperti bedah ortognatik. Perubahan wajah yang signifikan biasanya terkait dengan perbaikan posisi tulang rahang yang membutuhkan tindakan lebih lanjut.
2. Kasus yang Butuh Pencabutan Gigi untuk Space
Perubahan wajah bisa lebih terasa pada pasien yang perlu pencabutan gigi untuk menciptakan ruang dalam meratakan gigi. Pencabutan gigi membuat pergeseran gigi lebih mudah untuk mendapatkan hasil yang optimal. Pencabutan gigi ini kerap menghasilkan profil wajah yang lebih seimbang dan simetris.
3. Kasus Anak-anak yang Masih Tumbuh
Pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, perawatan ortodonti dapat menghasilkan perubahan wajah yang lebih besar. Selama pertumbuhan, tulang rahang dan gigi anak masih berkembang sehingga perawatan ortodonti dapat membentuk wajah dan gigi mereka lebih baik. Hasilnya adalah perubahan wajah yang lebih signifikan seiring dengan perkembangan tulang dan gigi anak.
Baca juga: Perbedaan Behel Fashion dan Perawatan Behel Khusus Gigi Berjejal!
Jadi… Apakah Behel Bisa Mengubah Bentuk Wajah?
Behel bisa mengubah bentuk wajah, tapi perubahan yang terjadi bersifat alami yang membuat proporsi wajah lebih harmonis. Proses ini dapat terjadi karena perbaikan posisi gigi dan rahang lebih signifikan pada kasus tertentu atau usia anak dan bukan perubahan “drastis” seperti operasi.
Jadi, kalau kamu berencana pakai behel, jangan takut wajahmu berubah jadi aneh. Justru, di tangan ortodontis yang tepat, behel bisa mengubah bentuk wajah kamu menjadi lebih simetris, lebih segar, dan lebih estetik! Kamu dapat melakukan konsultasi terkait gigi kamu di klinik gigi yang terpercaya seperti Damessa Dental Care. Untuk informasi lebih lanjut, ikuti Instagram @damessa.dentalclinic juga, ya!