
Rekap Singkat
- Propolis merupakan bahan alami yang dihasilkan lebah dan memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan gigi dan mulut.
- Kandungan antibakteri, antiinflamasi, antivirus, dan antijamur dalam propolis dapat mencegah karies, radang gusi, dan mempercepat penyembuhan luka di rongga mulut.
- Propolis juga tersedia dalam berbagai sediaan seperti obat kumur, pasta gigi, dan gel. Meskipun demikian, penggunaannya tetap perlu diperhatikan.
Saat ini, banyak orang yang makin aware mengenai apa yang mereka konsumsi. Maraknya ultra processed food dan konsumsi obat-obatan buatan pabrik serta efek samping jangka panjangnya membuat masyarakat kita ‘kembali ke akar’. Salah satunya adalah penggunaan propolis.
Umumnya propolis ini banyak digunakan untuk peningkatan daya tahan tubuh. Namun ternyata, manfaatnya tidak hanya berhenti sampai di situ, lho! Propolis memiliki banyak sekali kegunaan terutama bagi kesehatan gigi dan mulut. Yuk, bersama kita kenali manfaat propolis untuk kesehatan gigi dan mulut pada artikel berikut ini.
Apa itu Propolis?
Propolis merupakan zat resin yang diproduksi secara alami oleh lebah dan terdiri dari eksudat atau getah tanaman yang dicampur dengan enzim, lilin, dan serbuk sari. Istilah “propolis” berasal dari bahasa Yunani, yakni pro yang berarti “dalam pertahanan” dan polis yang berarti “kota” dan dalam konteks lebah, berarti pertahanan sarang dari bakteri, jamur, virus, dan parasit.
Baca juga: Waspada! Ini 5 Rahasia Bakteri di Karang Gigi yang Jarang Diketahui
Kandungan aktif dari propolis di antaranya adalah flavonoid, fenolik (seperti fenolik gliserida dan asam fenolik), terpen, dan terpenoid, dengan berbagai macam asam lemak, gula, asam amino, dan vitamin (seperti B1, B2, B3, B5, B6, C dan E), juga mineral (kalsium, zat besi, magnesium, seng, dan lain-lain).
Apakah Propolis Memiliki Manfaat untuk Kesehatan Gigi dan Mulut?
Jawabannya, tentu saja iya! Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan propolis memiliki kandungan dengan manfaat sebagai berikut:
1. Antibakteri dan Antiinflamasi
Studi menunjukkan bahwa propolis mampu menghambat pergerakan dari bakteri, merusak membran bakteri, serta meningkatkan sistem imun. Propolis mampu menghambat beberapa bakteri, seperti Porphyromonas gingivalis (bakteri yang banyak ditemukan pada radang gusi) dan Streptococcus mutans (bakteri yang menyebabkan karies). Adanya penghambatan pada bakteri-bakteri ini juga mampu mengurangi bau mulut secara tidak langsung, lho!
2. Mempercepat Penyembuhan Luka
Studi menunjukkan bahwa pengaplikasian propolis secara topikal atau oles mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Stimulasi secara terus menerus oleh propolis terhadap regenerasi jaringan mampu mengurangi pembentukan jaringan parut juga waktu penyembuhan. Propolis menjadi pilihan perawatan yang efektif terhadap terjadinya luka dikarenakan merupakan suatu senyawa yang tidak mengiritasi, tidak toksik, self-steril, dan mampu membunuh bakteri serta menghambat pertumbuhan jamur.
3. Antivirus
Penelitian telah membuktikan bahwa penggunaan propolis mampu menghambat replikasi dari virus Herpes Simplex tipe I (HSV-1), lho, Sahabat Damessa! Dalam dunia kedokteran gigi, virus ini biasanya mampu menyebabkan terjadinya primary herpetic gingivostomatitis (PHGS) pada anak-anak dan reaktivasi dari virus tersebut mampu menyebabkan terjadinya herpes labialis pada usia dewasa muda dan orang tua.
4. Antijamur
Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa propolis memiliki efek fungisida (membunuh jamur). Efek antijamur yang telah diteliti ternyata memiliki cara yang kurang lebih sama dengan efeknya sebagai antibakteri, yakni menghambat replikasi DNA.
Apa Saja Sediaan Propolis dalam Dunia Kedokteran Gigi?
Saat ini, propolis tersedia dalam berbagai macam bentuk, lho, Sahabat Damessa! Mulai dari obat kumur hingga salep dan gel, kita bahas satu persatu, yuk!
1. Obat Kumur
Dalam bentuknya sebagai obat kumur, penggunaan propolis 2x sehari selama 2 minggu, di samping menyikat gigi dengan tepat dan benar serta menggunakan dental flossing, mampu mengurangi perdarahan pada pasien radang gusi, lho!
2. Pasta Gigi
Sama seperti manfaatnya dalam obat kumur, pada pasta gigi yang mengandung propolis juga ditemukan bahwa penggunaannya mampu memberantas beberapa bakteri yang mampu menyebabkan penyakit pada jaringan pendukung gigi (periodontal).
3. Tablet Kunyah
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tablet kunyah yang mengandung propolis 2% mampu mengurangi pembentukan koloni bakteri penyebab karies (Streptococcus mutans) pada anak-anak.
4. Salep dan Gel
Dalam bentuknya sebagai bahan tambahan dalam sediaan salep dan gel pada perawatan penyakit periodontal, propolis mampu mengurangi deposisi plak, lho!
Meski demikian, apakah propolis ini aman digunakan? Pada umumnya, propolis tetap aman digunakan dikarenakan berasal dari bahan alami, yakni zat resin dari lebah. Meskipun demikian, bagi pasien-pasien yang memiliki alergi terutama pada produk lebah, sebisa mungkin untuk tidak menggunakan propolis, ya. Di samping itu, penggunaan propolis ini harus digunakan sesuai anjuran dan aturan pabrik yang tertera pada kemasannya.
Dengan demikian, propolis dapat menjadi alternatif alami yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, namun tetap harus diimbangi dengan kebiasaan menjaga kebersihan rongga mulut yang baik. Segera konsultasikan keluhanmu ke Klinik Damessa terdekat, ya, Sahabat Damessa!
Referensi:
Alghutaimel, H., Matoug-Elwerfelli, M., Alhaji, M., Albawardi, F., Nagendrababu, V., & Dummer, P. M. (2024). Propolis use in Dentistry: A narrative review of its preventive and therapeutic applications. International Dental Journal, 74(3), 365–386. https://doi.org/10.1016/j.identj.2024.01.018