Aligner atau Behel

Rekap singkat!

  • Aligner lebih estetis dan nyaman karena transparan, sedangkan behel konvensional lebih efektif untuk kasus maloklusi kompleks.
  • Perubahan bicara setelah menggunakan aligner atau behel bersifat sementara karena mulut perlu waktu untuk beradaptasi dengan perubahan posisi gigi.
  • Jika perawatan tidak menunjukkan hasil yang diinginkan setelah beberapa minggu, segera konsultasikan ke dokter gigi untuk evaluasi dan penyesuaian.

Menyambut awal tahun baru, banyak dari Sahabat Damessa yang menetapkan resolusi untuk mencapai tujuan yang diinginkan, salah satunya adalah merapikan gigi untuk mendapatkan senyum yang lebih sempurna. Namun, apakah Anda masih bingung memilih antara aligner dan behel konvensional? Berikut ini perbedaan antara aligner dan behel konvensional yang dapat membantu Anda untuk membuat keputusan yang tepat di tahun baru ini.

Dari Segi Durasi Perawatan

Adanya variasi durasi perawatan antara aligner dengan behel konvensional disebabkan oleh mekanisme pergerakan gigi. Pada penggunaan behel konvensional memungkinkan kontrol penempatan gigi yang lebih baik dikarenakan pergerakan gigi secara bertahap, meskipun memang durasi perawatan lebih lama karena kekuatan bracket dan kawat. Sedangkan, aligner menyelaraskan gigi secara bertahap dengan lebih tersembunyi dikarenakan warnanya yang bening, cenderung lebih nyaman, dan membutuhkan waktu yang lebih singkat.

Koreksi Maloklusi

Hasil dari studi-studi terbaru menunjukkan bahwa aligner dan behel konvensional berhasil mengatasi maloklusi pada sebagian besar situasi terutama pada pasien dengan maloklusi ringan hingga sedang. Meskipun tidak signifikan secara statistik/angka, studi juga menunjukkan bahwa aligner memiliki tingkat kekambuhan (relapse) yang sedikit lebih tinggi, bila dibandingkan dengan behel konvensional. Hal ini disebabkan, pada behel konvensional bracket dan kawat membatasi pergerakan gigi dan penerapan gaya sehingga mampu menghasilkan stabilitas pada gigi dalam jangka waktu yang (lebih) panjang. Selain itu, behel konvensional ini juga dapat memberikan hasil yang lebih terprediksi dan konsisten pada kasus maloklusi yang sulit.

Baca juga: Tips Agar Tetap Aman dan Sesuai Standar Saat Pasang Behel Harga 2 Jutaan

Pengalaman Selama Perawatan

Estetika, kenyamanan, dan seberapa baik perawatan bekerja menurut pasien akan berpengaruh pada hasil akhir dari perawatan ortodonti. Aligner bening lebih nyaman dan menarik daripada behel konvensional dikarenakan praktis, tidak terlihat, dan dapat dilepas ketika makan dan perawatan gigi.

Tidak adanya bracket dan kawat logam juga dapat mengurangi iritasi dan ketidaknyamanan mulut yang biasanya dirasakan oleh pasien dengan behel konvensional sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dari pasien dengan aligner bening.

Selain itu, kemudahan para pasien dalam membersihkan rongga mulut juga turut memengaruhi pengalaman selama perawatan ini. Studi menunjukkan bahwa pada pasien yang menggunakan aligner lebih sedikit mengalami radang gusi dan gigi berlubang dikarenakan kontrol plak yang lebih mudah dari aligner yang dapat dilepas pasang sehingga mampu membersihkan rongga mulut dengan lebih efektif dan menyeluruh bila dibandingkan dengan pengguna behel konvensional.

Jadi, Pilih Aligner atau Behel?

Nah, sekarang Sahabat Damessa sudah tahu kan kira-kira Sahabat Damessa membutuhkan perawatan yang mana? Ketika kasus Sahabat Damessa cukup kompleks nantinya dokter akan lebih menyarankan penggunaan behel konvensional dikarenakan kemampuannya dalam merapikan gigi lebih baik dibandingkan aligner.

Namun, bila hanya kasus maloklusi ringan hingga sedang, nantinya dokter di Klinik Damessa akan menyarankan menggunakan aligner, terutama bila Sahabat Damessa ingin tampil dengan tetap percaya diri tanpa kawat behel yang terlihat.

Yuk, periksakan kondisimu di Klinik Damessa terdekat, ya! Jangan lupa untuk follow akun Instagram @damessa.dentalclinic untuk mendapatkan informasi terbaru dari Damessa.

Referensi:

  • Ahmed, K., Khan, O., Syed, F. A., Bokhari, S., Kanju, A. H., Kausar, T., & Khan, N. (2025). The Outcomes, Challenges, And Effectiveness Of Conventional Braces Vs Clear Aligners. Journal of Neonatal Surgery, 14(32S), 7341–7348. Retrieved from https://www.jneonatalsurg.com/index.php/jns/article/view/8832
  • Alam, M. K., Hajeer, M. Y., Alahmed, M. A., Alrubayan, S. M., & Almasri, M. F. (2024). A comparative study on the efficiency of clear aligners versus conventional braces in adult orthodontic patients. Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences. doi:10.4103/jpbs.jpbs_1161_24
  • Aref, S., Ravuri, P., Kubavat, A. K., Sowmya, C., Nallamilli, L. V. S., Bhanawat, N., & Tiwari, R. (2024). Comparative Analysis of Braces and Aligners: Long-Term Orthodontic Outcomes. Journal of pharmacy & bioallied sciences, 16(Suppl 3), S2385–S2387. https://doi.org/10.4103/jpbs.jpbs_268_24
  • Giannini, L., Galbiati, G., Tartaglia, F. C., Grecolini, M. E., Maspero, C., & Biagi, R. (2025). Orthodontic Treatment with Fixed Appliances Versus Aligners: An Experimental Study of Periodontal Aspects. Dentistry Journal, 13(2), 70. https://doi.org/10.3390/dj13020070