Proses Implan Gigi

Rekap singkat!

  • Implan gigi adalah akar buatan yang ditanam di tulang rahang untuk menggantikan gigi hilang, terbuat dari titanium yang menyatu dengan tulang.
  • Keuntungan dari implan gigi yaitu implan tampak natural, tahan lama, nyaman, dan mencegah penyusutan tulang rahang.
  • Proses implan gigi melibatkan pemeriksaan, penanaman implan, osseointegrasi, dan pemasangan crown untuk hasil alami.

Teman-teman pernah tidak dengar tentang implan gigi, tapi masih bingung sebenarnya itu apa dan bagaimana proses implan gigi? 

Banyak yang mengira implan itu sama seperti gigi palsu biasa, padahal keduanya berbeda jauh, lho! Implan gigi adalah solusi jangka panjang dan paling natural untuk menggantikan gigi yang hilang, baik karena karies, trauma, atau penyakit gusi. 

Apa itu Implan Gigi?

Secara sederhana, implan gigi adalah ‘akar gigi buatan’ yang ditanam ke dalam tulang rahang untuk menggantikan akar gigi yang hilang. Implan ini biasanya terbuat dari titanium, bahan yang aman dan bisa menyatu secara biologis dengan tulang melalui proses yang disebut dengan osseointegrasi. 

Kenapa Implan Gigi Jadi Pilihan Favorit?

Menurut American Academy of Implant Dentistry (2023), implan gigi kini menjadi standar emas pengganti gigi karena beberapa alasan:

1. Implan Menyerupai Gigi Asli

Implan gigi dirancang dengan bentuk dan warna yang sangat mirip dengan gigi asli, sehingga hasilnya tampak alami. Proses pembuatan crown disesuaikan dengan gigi di sekitar implan, memberikan tampilan yang sempurna. Ini membuat implan menjadi pilihan estetis yang sangat baik untuk menggantikan gigi yang hilang.

2. Implan Tahan Lama

Dengan perawatan yang baik, implan gigi dapat bertahan hingga lebih dari 20 tahun. Kekuatan material titanium yang digunakan memungkinkan implan untuk bertahan lama tanpa kerusakan. Ini menjadikannya pilihan yang menguntungkan untuk penggantian gigi jangka panjang.

3. Kenyamanan dan Stabilitas

Implan gigi tidak akan mudah lepas saat makan atau berbicara, memberikan kenyamanan maksimal. Karena terintegrasi langsung dengan tulang rahang, implan menawarkan stabilitas yang tidak bisa ditandingi oleh gigi palsu biasa. Ini memastikan bahwa gigi pengganti terasa alami dan fungsional.

4. Mencegah Penyusutan Tulang Rahang

Akar buatan implan memberikan tekanan alami pada tulang rahang, yang merangsang pertumbuhannya. Hal ini mencegah tulang rahang dari penyusutan yang sering terjadi setelah kehilangan gigi. Dengan demikian, implan tidak hanya berfungsi sebagai pengganti gigi, tetapi juga menjaga kesehatan tulang rahang.

Bahkan, penelitian Pjetursson et al. (2021) dalam Clinical Oral Implants Research menunjukkan tingkat keberhasilan implan mencapai 95–98% dalam 10 tahun pemakaian.

Baca juga: Kenali Jenis Gigi Palsu yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan

Bagaimana Proses Implan Gigi?

Banyak yang membayangkan proses implan gigi itu rumit atau menakutkan, padahal sebenarnya aman dan terencana dengan baik. Berikut tahapan umumnya ya teman-teman!

  1. Konsultasi dan Pemeriksaan Awal: Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk melihat kondisi tulang rahang dan jaringan sekitar agar bisa mengetahui apakah pemasangan implan masih memungkinkan.
  2. Pemasangan Implan: Setelah kondisi mulut siap, implan akan ditanam ke tulang rahang di bawah gusi menggunakan teknik bedah minor. Prosedur ini tentunya akan dilakukan dengan anestesi lokal, jadi pasien tidak akan merasakan sakit ya!
  3. Proses Osseointegrasi: Nah disinilah keajaibannya! Selama 2–4 bulan, tulang akan menyatu dengan implan melalui proses alami bernama osseointegrasi. Proses ini penting supaya implan benar-benar stabil dan bisa menopang mahkota di atasnya. 
  4. Pemasangan Abutment dan Crown: Setelah implan menyatu dengan sempurna, dokter akan memasangkan abutment  (penopang)  lalu diatasnya dipasangkan crown (mahkota gigi) yang dibuat khusus agar serasi dengan warna dan bentuk gigi lainnya. 

Hasil akhirnya akan terlihat sangat natural, bahkan banyak pasien yang lupa kalau mereka pakai implan!

Perawatan Setelah Pasang Implan Gigi

Perawatan implan sama seperti merawat gigi asli ya teman-teman! 

  • Sikat gigi dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur
  • Gunakan floss (benang gigi) atau sikat interdental
  • Kontrol rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali 

Dengan kebersihan mulut yang baik, implan bisa awet puluhan tahun dan tetap terlihat seperti gigi asli. Implan gigi bukan hanya solusi estetika tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan mulut. Dengan perawatan yang tepat dan dokter yang berpengalaman, hasilnya bisa tahan lama, nyaman, dan tampak alami. 

Kalau kamu ingin tahu apakah kondisi tulangmu cocok dan juga ingin dipasangkan implan, yuk konsultasi langsung ke dokter gigi profesional di Damessa Dental Clinic! Untuk informasi seputar kesehatan gigi lainnya, kamu juga bisa ikuti Instagram @damessa.dentalclinic.

Referensi: 

  • Misch CE. Contemporary Implant Dentistry. 4th ed. Elsevier; 2020.
  • Pjetursson BE, et al. Long-term survival of dental implants: A systematic review. Clin Oral Implants Res. 2021.
  • Bornstein MM, et al. Impact of systemic conditions on dental implant survival: A systematic review. Clin Oral Implants Res. 2022.
  • American Academy of Implant Dentistry (AAID). Implant Dentistry for All Ages. 2023.