
Rekap Singkat
- Karet behel atau ligature adalah komponen kecil yang berfungsi menahan kawat ortodonti pada bracket, dan tersedia dalam berbagai pilihan warna.
- Tidak semua warna karet behel terlihat estetis setelah dipakai karena beberapa warna mudah terlihat kotor akibat noda makanan dan minuman.
- Warna-warna terang seperti putih dan kuning cenderung lebih cepat bernoda dibanding warna gelap seperti navy, abu-abu tua, atau dark purple.
- Pilihan warna karet behel yang bagus juga dipengaruhi oleh warna kulit, warna gigi, dan preferensi tampilan yang ingin dicapai.
- Karet behel diganti setiap kunjungan kontrol rutin, biasanya setiap empat hingga delapan minggu, sehingga Anda bisa berganti warna sesering itu.
Salah satu hal yang dinantikan banyak pengguna behel adalah momen ganti warna karet behel. Tapi tidak jarang, warna yang terlihat menarik di pilihan warna justru tidak seindah ekspektasi setelah terpasang. Panduan ini akan membantu Anda memilih warna yang benar-benar bagus dan tahan lama.
Fungsi Karet Behel yang Perlu Dipahami
Karet atau ligatur pada behel konvensional berfungsi menahan kawat archwire agar tetap berada di dalam slot bracket. Karet inilah yang bisa dipilih warnanya, sehingga menjadi elemen yang paling terlihat dari perangkat behel Anda.
Karet behel biasanya terbuat dari elastomer yang bersifat sedikit poreus sehingga bisa menyerap pigmen dari makanan dan minuman. Ini adalah alasan mengapa beberapa warna karet lebih mudah berubah warna dibanding yang lain.
Baca juga: 5 Kelebihan Self Ligating Braces, Beda dari Behel Biasa
Warna Karet Behel yang Tahan Lama dan Tetap Terlihat Rapi
Berdasarkan pengalaman klinis dan masukan dari banyak pasien behel gigi, beberapa warna berikut cenderung mempertahankan tampilannya lebih baik sepanjang siklus kontrol.
1. Warna Gelap yang Tahan Noda
Warna gelap seperti navy blue, dark purple, dark green, dan dark teal adalah pilihan yang paling aman dari segi ketahanan terhadap noda. Warna-warna ini tidak mudah menampilkan bekas noda kopi, kecap, atau kunyit yang sering menjadi masalah.
2. Warna Metalik dan Transparan
Warna metalik seperti silver atau clear dengan sedikit kilap memberikan tampilan yang modern dan tidak terlalu mencolok. Clear atau transparan sebenarnya termasuk rentan terhadap noda tetapi memberikan efek gigi terlihat lebih rapi karena tidak ada warna mencolok.
3. Warna Cerah yang Tetap Tahan Noda
Warna biru terang dan merah tua adalah pilihan populer yang cukup tahan terhadap noda sekaligus tetap memberikan tampilan yang menarik dan ekspresif.
Warna Karet Behel yang Sebaiknya Dihindari
Warna yang terlalu mirip dengan warna gigi justru membuat gigi terlihat lebih kuning dari yang sebenarnya. Berikut di antaranya.
1. Warna Putih yang Mudah Menguning
Putih sering dipilih dengan harapan gigi terlihat lebih putih, namun sayangnya karet berwarna putih sangat mudah menguning, terutama setelah mengkonsumsi kopi, teh, atau makanan berpigmen lain. Setelah beberapa hari pemakaian, warna putih bisa terlihat kurang estetis dibanding warna gelap.
2. Warna Cerah yang Mudah Menyerap Noda
Kuning dan oranye terang mudah menyerap noda makanan berbumbu. Jika Anda sering mengonsumsi kari, kunyit, atau saus tomat, sebaiknya hindari warna-warna ini agar tidak cepat berubah warna.
Tips Memilih Warna Karet Behel yang Cocok untuk Kulit dan Gigi
Pemilihan warna karet behel tentunya dapat disesuaikan dengan preferensi dan warna kulit.
- Pilihan Warna untuk Kulit Sawo Matang
Untuk kulit sawo matang, warna-warna biru tua, ungu, hijau tua, dan merah tua umumnya memberikan kontras yang cantik dan membuat warna kulit terlihat lebih cerah.
- Pilihan Warna untuk Kulit Kuning Langsat
Untuk kulit kuning langsat, warna pastel seperti lavender, baby blue, atau rose gold bisa memberikan tampilan yang feminin dan serasi.
- Tips Jika Warna Gigi Cenderung Kuning
Jika warna gigi Anda agak kuning, hindari warna putih dan pilih warna biru tua atau ungu karena kontras dengan gigi justru bisa membuat gigi terlihat lebih putih secara optis.
Seberapa Sering Warna Karet Behel Bisa Diganti?
Karet behel diganti pada setiap kunjungan kontrol rutin. Bagi pengguna behel dengan jadwal kontrol empat minggu sekali, artinya Anda bisa mengganti warna setidaknya dua belas kali dalam setahun. Ini adalah kesempatan untuk bereksperimen dan menemukan kombinasi warna yang paling Anda sukai.
Memilih warna karet behel bukan sekadar soal estetika sesaat, tetapi juga soal bagaimana warna itu bertahan selama satu bulan ke depan. Warna gelap umumnya lebih tahan lama, sementara warna terang memberikan tampilan yang segar tetapi membutuhkan perhatian ekstra dalam menjaga kebersihan.
Di Klinik Gigi Damessa, tim ortodontis kami tidak hanya membantu perawatan behel Anda berjalan dengan optimal, tetapi juga senang membantu Anda memilih warna yang paling cocok di setiap kunjungan kontrol.
Referensi:
Eliades T, Eliades G, Brantley WA. (1995). Microbial attachment on orthodontic appliances: I. Wettability and early pellicle formation on bracket materials. Am J Orthod Dentofacial Orthop. 108(4):351-360.
Buchmann G, et al. (2012). Degradation of different aesthetic elastic ligatures: an in-vitro study. J Orofac Orthop. 73(5):389-398.