biaya lepas behel

Ringkasan Singkat!

  • Biaya lepas behel di klinik profesional bervariasi antara Rp400.000 hingga Rp2.500.000 per paket.
  • Biaya tersebut umumnya belum termasuk pembuatan alat penahan gigi atau retainer paska perawatan.
  • Prosedur ini sama sekali tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena masuk kategori tindakan estetika.
  • Anda sangat dilarang melakukan pelepasan di tukang gigi untuk menghindari infeksi dan kerusakan lapisan enamel.

Banyak dari Anda mungkin merasa sangat lega dan antusias ketika masa pemasangan behel gigi sudah mendekati akhir. Keinginan untuk segera melihat susunan gigi yang rapi sering kali membuat pasien terburu buru mencari layanan pelepasan yang instan. Bahkan, kebiasaan mencari alternatif harga murah.

Padahal, proses mencabut kawat gigi membutuhkan keahlian medis yang sama telitinya dengan saat proses pemasangan. Sebab jika dilakukan sembarangan, lapisan pelindung gigi Anda bisa terkikis dan memicu rasa ngilu yang berkepanjangan. Oleh karena itu, mengetahui rincian biaya lepas behel secara medis sangatlah penting sebelum Anda mengambil keputusan.

Melepas kawat gigi harus dilakukan di klinik terpercaya. Tujuannya tentu untuk menjaga keamanan gigi dan gusi agar tidak rusak selama proses pelepasan. Hal ini karena dokter gigi yang berpengalaman akan memastikan setiap bracket dilepas dengan teknik yang tepat, sehingga enamel gigi tetap terjaga dan tidak menimbulkan rasa sakit berlebihan. 

Baca juga: Estimasi Harga Gigi Palsu 1 Biji Beserta Jenis dan Proses Pemasangannya

7 Fakta Terkait Biaya Lepas Behel

Mari pahami tujuh fakta penting mengenai biaya dan prosedur pelepasan kawat gigi agar Anda mendapatkan perawatan yang optimal. Berikut adalah tujuh poin utama yang wajib Anda ketahui mengenai prosedur dan biaya lepas behel.

1. Estimasi Harga di Klinik Profesional

Perawatan di klinik dokter gigi profesional memang membutuhkan anggaran yang telah distandarisasi. Secara umum, biaya lepas behel berkisar antara Rp400.000 hingga Rp2.500.000 per rahang atau dalam satu paket. Namun, harga ini sangat bergantung pada fasilitas klinik serta dokter spesialis yang menangani Anda. 

2. Rangkaian Prosedur yang Dilakukan

Tindakan medis ini bukan sekadar proses mencabut kawat dan material logam dari mulut Anda. Dokter gigi akan menggunakan alat khusus untuk memastikan bahwa pelepasan tidak merusak enamel gigi. Setelah itu, sisa lem yang menempel di permukaan akan dibersihkan secara menyeluruh agar gigi kembali halus. 

3. Tambahan Anggaran untuk Retainer

Satu hal yang sering terlupakan oleh banyak pasien adalah kewajiban memakai alat penahan bentuk gigi setelahnya. Hal ini karena biaya melepas behel gigi di klinik umumnya belum termasuk pembuatan retainer tersebut. Anda perlu menyiapkan dana tambahan sekitar Rp1.000.000 hingga Rp2.500.000 untuk mendapatkan alat penahan ini.

4. Bahaya Tersembunyi di Tukang Gigi

Banyak orang melakukannya di tukang gigi karena biaya lepas behel sangat murah yakni sekitar Rp300.000 hingga Rp700.000. Namun, penggunaan peralatan yang tidak disterilisasi secara medis akan sangat meningkatkan risiko terjadinya infeksi gusi. Teknik yang tidak sesuai standar juga dapat merusak enamel gigi Anda secara permanen.

5. Pilihan Ekonomis Melalui Puskesmas

Jika Anda mencari opsi yang lebih ramah di kantong dengan penanganan tenaga medis, Puskesmas bisa menjadi alternatif. Biaya layanan pelepasan ortodonti di fasilitas kesehatan pemerintah ini berkisar antara Rp100.000 hingga Rp300.000. Anda hanya perlu memastikan bahwa Puskesmas di wilayah Anda memiliki fasilitas ortodonti yang memadai.

6. Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Anda tidak bisa menggunakan fasilitas asuransi kesehatan milik pemerintah untuk membiayai perawatan ini. Sebab, prosedur pemasangan hingga pelepasan kawat gigi sama sekali tidak termasuk dalam cakupan yang dijamin oleh BPJS Kesehatan. Pemerintah menganggap perawatan ortodonti sebagai tindakan kosmetik atau estetika, bukan kebutuhan medis darurat.

7. Durasi Waktu dan Tingkat Kenyamanan

Anda tidak perlu merasa cemas atau takut saat akan menjalani prosedur medis di tahap akhir ini. Proses pelepasan kawat, pembersihan lem, dan pembersihan karang gigi sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit. Rangkaian perawatan ini juga tergolong cukup cepat karena hanya memakan waktu penyelesaian kurang lebih sekitar 60 menit saja.

Menjalani tahap akhir perawatan ortodonti menuntut Anda untuk tetap bijak dalam memilih layanan medis. Risiko infeksi dan kerusakan gigi akibat penanganan yang salah akan memakan biaya yang jauh lebih besar di kemudian hari. Oleh karena itu, penanganan terbaik dan paling aman harus selalu diserahkan kepada dokter gigi profesional yang bersertifikat. 

Jangan biarkan kesehatan gigi Anda terancam hanya karena tergiur dengan iming iming harga pelepasan yang murah. Jadi, segera jadwalkan konsultasi dan perawatan pelepasan kawat gigi Anda bersama tenaga ahli di Damessa Dental Clinic. Dokter gigi profesional di Klinik Gigi Damessa senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan pelepasan yang aman, steril, dan memuaskan.

Untuk mendapatkan informasi edukatif lainnya serta beragam penawaran layanan kesehatan gigi terbaik, mari bergabung dengan komunitas kami. Yuk segera follow akun Instagram resmi kami di @damessa.dentalclinic sekarang juga!

Referensi:

  • Proffit WR, Fields HW, Sarver DM. Contemporary Orthodontics. 5th ed. St. Louis: Elsevier Mosby; 2012.
  • Angle EH. Treatment of Malocclusion of the Teeth. 7th ed. Philadelphia: S.S. White Manufacturing Company; 1907.
  • Tweed CH. Clinical Orthodontics. 2nd ed. St. Louis: Mosby; 1966.
  • Newman MG, Takei HH, Carranza FA. Carranza’s Clinical Periodontology. 10th ed. Philadelphia: Saunders/Elsevier; 2006.
  • Nanda R, Burstone CJ. Retention and Stability in Orthodontics. Philadelphia: WB Saunders; 1993.