
Rekap Singkat!
- Behel metal merapikan gigi karena kawat dan bracket logamnya bekerja menggeser posisi gigi secara bertahap.
- Tidak semua kondisi gigi berantakan langsung dapat dipasang behel metal karena kesehatan gigi dan gusi perlu dipastikan lebih dulu.
- Sebagian orang baru menyadari pentingnya perawatan rutin setelah behel metal terpasang dan mulai digunakan sehari-hari.
- Kondisi gigi berantakan perlu ditangani agar tidak memengaruhi fungsi mengunyah maupun kebersihan gigi dalam jangka panjang.
- Pemilihan klinik dan dokter gigi yang berpengalaman berperan penting dalam menentukan perawatan behel metal yang sesuai.
Gigi yang tidak tersusun dengan rapi dapat memengaruhi kepercayaan diri sekaligus kenyamanan saat mengunyah. Salah satu metode yang sering digunakan untuk membantu memperbaiki susunan gigi adalah behel metal.
Sebagai salah satu perawatan ortodonti yang paling banyak digunakan, behel metal memiliki sistem kerja dengan bantuan bracket dan kawat untuk mengarahkan posisi gigi secara bertahap. Meski menjadi pilihan yang umum, pemasangannya tetap perlu melalui proses pemeriksaan dan persiapan yang tepat.
Sebelum menjalani perawatan, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami, mulai dari proses pemasangan, perawatan sehari-hari, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan selama penggunaan. Dengan mengetahui informasi tersebut, Anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum memilih perawatan ini.
7 Hal Penting Sebelum Memasang Behel Metal
Behel bekerja dengan memberikan tekanan bertahap untuk menggeser posisi gigi. Sebelum menjalani perawatan behel, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut sejumlah hal penting sebelum memasang behel tersebut.
1. Kondisi Gigi dan Gusi Perlu Diperiksa Dulu
Sebelum pemasangan alat ortodonti ini, kesehatan gigi dan gusi perlu dipastikan terlebih dahulu. Gigi berlubang atau gusi yang bermasalah umumnya perlu ditangani lebih dulu.
Baca juga: Behel vs Clear Aligner: Mana yang Lebih Cepat Rapi?
Pemeriksaan awal ini membantu memastikan perawatan berjalan dengan baik. Kondisi mulut yang sehat menjadi dasar sebelum behel dipasang.
2. Proses Perawatan Membutuhkan Waktu
Perawatan dengan behel tersebut umumnya berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan tidak instan. Pergeseran gigi terjadi secara bertahap sehingga memerlukan kesabaran.
Lama perawatan dapat berbeda pada setiap orang. Hal ini bergantung pada kondisi gigi dan rencana perawatan yang disusun dokter.
3. Perlu Penyesuaian Berkala ke Dokter Gigi
Selama menggunakan alat ortodonti ini, kunjungan berkala ke dokter gigi diperlukan untuk penyesuaian. Penyesuaian ini membantu memastikan pergeseran gigi berjalan sesuai rencana.
Kunjungan yang teratur berperan penting dalam perawatan. Karena itu, kesediaan untuk kontrol secara rutin perlu dipertimbangkan.
4. Kebersihan Gigi Menjadi Lebih Menantang
Behel memiliki kawat dan bracket yang dapat menyulitkan pembersihan gigi. Sisa makanan lebih mudah tersangkut sehingga memerlukan perhatian khusus.
Kebersihan yang kurang terjaga dapat memicu masalah pada gigi dan gusi. Oleh karena itu, cara membersihkan gigi perlu disesuaikan selama menggunakan behel tersebut.
5. Ada Masa Penyesuaian di Awal Pemakaian
Pada awal pemakaian alat ortodonti ini, sebagian orang merasakan rasa tidak nyaman atau nyeri ringan. Hal ini terjadi karena gigi mulai menyesuaikan dengan tekanan dari behel.
Rasa tidak nyaman ini umumnya bersifat sementara. Meski begitu, keluhan yang menetap sebaiknya disampaikan kepada dokter gigi.
6. Perlu Menghindari Makanan Tertentu
Selama menggunakan behel, beberapa jenis makanan sebaiknya dihindari. Makanan yang keras atau lengket dapat memengaruhi kawat dan bracket.
Menghindari makanan tersebut membantu menjaga behel tetap berfungsi dengan baik. Hal ini juga membantu mengurangi risiko kerusakan pada komponen behel.
7. Diperlukan Retainer Setelah Perawatan
Setelah behel tersebut dilepas, penggunaan retainer umumnya tetap diperlukan. Retainer membantu menjaga posisi gigi agar tidak kembali bergeser.
Penggunaan retainer merupakan bagian dari perawatan secara keseluruhan. Karena itu, tahap ini sebaiknya tidak diabaikan setelah behel dilepas.
Apakah Behel Metal Cocok untuk Semua Orang?
Meskipun umum digunakan, alat ortodonti ini tidak selalu menjadi pilihan yang sesuai untuk setiap kondisi. Pemilihan jenis perawatan ortodonti umumnya disesuaikan dengan kondisi gigi dan kebutuhan pasien.
Pada sebagian kasus, dokter gigi dapat menjelaskan pilihan lain sesuai kondisi. Setiap jenis perawatan, termasuk behel, memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing.
Oleh karena itu, penilaian dokter gigi menjadi bagian penting sebelum menentukan pilihan. Konsultasi membantu memastikan perawatan sesuai dengan kondisi gigi.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Pasang Behel Metal?
Langkah pertama sebelum memasang behel tersebut adalah berkonsultasi dengan dokter gigi mengenai kondisi gigi. Pemeriksaan ini membantu menentukan rencana perawatan yang sesuai.
Dokter gigi umumnya menjelaskan tahapan perawatan, perkiraan waktu, serta hal yang perlu diperhatikan. Informasi ini membantu pasien mempersiapkan diri dengan lebih baik.
Selain itu, kesiapan untuk menjaga kebersihan dan kontrol rutin perlu dipertimbangkan. Kedua hal ini berperan penting dalam keberhasilan perawatan alat ortodonti ini.
Apabila muncul keluhan selama perawatan, pasien sebaiknya menyampaikannya kepada dokter gigi. Penanganan yang tepat membantu menjaga kenyamanan selama menggunakan behel.
Behel Menjadi Salah Satu Pilihan Merapikan Gigi
Kini Anda sudah memahami bahwa behel metal dapat membantu merapikan gigi yang berantakan, tetapi pemasangannya tetap memerlukan persiapan yang tepat. Beberapa faktor dapat memengaruhi keberhasilan perawatan ini, mulai dari kondisi gigi dan gusi, kebersihan mulut, kontrol rutin, hingga penggunaan retainer setelah perawatan selesai. Oleh karena itu, penting untuk memahami setiap tahapan perawatan serta melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memutuskan pemasangan behel.
Apabila Anda mempertimbangkan pemasangan behel tersebut atau ingin mengetahui pilihan perawatan yang sesuai, konsultasikan kondisi Anda ke Klinik Gigi Damessa. Tim dokter gigi Damessa siap melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi gigi Anda. Dengan perawatan yang tepat, gigi yang berantakan dapat dirapikan secara bertahap.
Referensi
- Proffit, W. R., Fields, H. W., Larson, B., & Sarver, D. M. (2018). Contemporary Orthodontics (6th ed.). Elsevier.
- Mitchell, L. (2013). An Introduction to Orthodontics (4th ed.). Oxford University Press.
- Robertson, L., Handa, K., Chan, A., et al. (2020). Effectiveness of clear aligner therapy for orthodontic treatment: A systematic review. Orthodontics & Craniofacial Research, 23(2), 133-142.