jenis gigi palsu dan harganya

Ringkasan Singkat!

  • Kehilangan gigi memengaruhi fungsi kunyah, bicara, dan kepercayaan diri sehingga penggantian gigi penting untuk kualitas hidup.
  • Tersedia berbagai jenis gigi palsu dari lepasan hingga implan dengan biaya berbeda sesuai metode pemasangan dan kompleksitas perawatan.
  • Mengetahui jenis gigi palsu dan harganya membantu merencanakan perawatan yang sesuai kondisi mulut sebelum konsultasi dokter gigi.

Kehilangan gigi bukan hanya persoalan tampilan, tetapi juga berkaitan dengan fungsi pengunyahan, kemampuan bicara, hingga kepercayaan diri. Berdasarkan MDPI: Dentistry Journal (2025), kehilangan gigi secara signifikan menurunkan kualitas hidup karena menimbulkan keterbatasan fungsional, ketidaknyamanan psikologis, dan hambatan sosial. Kondisi ini sering membuat seseorang menghindari makanan tertentu atau merasa kurang percaya diri saat berinteraksi.

Penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa penggantian gigi dengan metode permanen seperti implan memberikan kepuasan fungsi kunyah dan rasa percaya diri lebih tinggi dibandingkan gigi tiruan lepasan. Oleh karena itu, penggantian gigi sebaiknya tidak ditunda. Namun dalam praktiknya, banyak orang ragu karena belum memahami jenis gigi palsu dan harganya secara jelas. Untuk membantu perencanaan perawatan, berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Harga Pasang Gigi Palsu dan Informasi Penting Lainnya yang Perlu Diketahui

Jenis Dan Biaya Gigi Palsu Berdasarkan Metode Pemasangan

Gigi palsu tidak hanya satu jenis. Metode pemasangan menentukan jenis yang memberikan dampak seperti kenyamanan, daya tahan, serta biaya perawatan yang berbeda-beda. Memahami jenis gigi palsu dan harganya sejak awal membantu menentukan pilihan yang sesuai kebutuhan medis dan kondisi mulut.

Berikut beberapa metode pemasangan yang umum digunakan.

1. Gigi Palsu Lepasan

Gigi palsu lepasan adalah alat pengganti gigi yang dapat dilepas dan dipasang kembali secara mandiri. Biasanya terbuat dari bahan akrilik atau fleksibel dan menempel pada gusi.

Kelebihannya adalah proses pembuatan relatif cepat dan tidak memerlukan tindakan invasif. Namun stabilitasnya terbatas karena dapat bergerak saat mengunyah makanan keras. Gigi palsu lepasan menjadi opsi  jenis gigi palsu  yang paling terjangkau dengan biaya sekitar Rp1.500.000 – Rp5.000.000 per rahang.

2. Gigi Palsu Sebagian (Partial Denture)

Jenis ini digunakan ketika masih terdapat beberapa gigi asli sebagai penyangga. Pemasangan dilakukan dengan kait atau rangka fleksibel yang bertumpu pada gigi tetangga.

Keunggulannya adalah mampu mengisi celah gigi tanpa harus mencabut gigi sehat. Keterbatasannya terletak pada kenyamanan adaptasi awal dan kemungkinan pergeseran jika tidak terpasang baik. Gigi palsu sebagian kurang lebih sama memiliki biaya yang sama dengan gigi lepasan, yaitu sekitar Rp1.500.000 – Rp5.000.000 per rahang.

3. Gigi Palsu Penuh (Full Denture)

Digunakan ketika seluruh gigi dalam satu rahang sudah hilang. Gigi tiruan dibuat mengikuti bentuk gusi sehingga menempel melalui daya hisap alami.

Kelebihannya dapat mengembalikan fungsi kunyah secara menyeluruh tanpa pembedahan. Namun membutuhkan masa adaptasi lebih lama karena seluruh struktur gigi digantikan. Berdasarkan pembahasan jenis gigi palsu dan harganya, gigi palsu penuh memiliki biaya berkisar Rp5.000.000 – Rp12.000.000 per rahang.

4. Bridge Gigi (Gigi Jembatan)

Bridge dipasang secara permanen dengan menempel pada gigi sehat di sebelah area kosong. Dua gigi penyangga dipasangi crown, lalu dihubungkan dengan gigi pengganti di tengah.

Metode ini memberikan stabilitas lebih baik dibanding lepasan dan terasa lebih natural saat mengunyah. Keterbatasannya adalah perlu pengasahan gigi sehat sebagai penyangga. Bridhe memiliki biaya sekitar Rp3.000.000 – Rp6.000.000 per elemen crown. Karena minimal terdiri dari tiga elemen, total biaya rata-rata mulai Rp9.000.000 – Rp18.000.000.

5. Implan Gigi

Implan merupakan metode penggantian gigi dengan menanam akar buatan berbahan titanium ke tulang rahang, kemudian dipasang crown di atasnya.

Implan gigi memiliki keunggulan paling mendekati gigi asli, baik dari segi kekuatan maupun kenyamanan. Keterbatasannya adalah waktu perawatan lebih panjang dan memerlukan kondisi tulang memadai. Implan gigi adalah jenis gigi palsu paling kompleks dan memiliki biaya termahal, sekitar Rp15.000.000 – Rp30.000.000 per gigi termasuk tindakan bedah dan crown.

Faktor Yang Membuat Harga Berbeda

Setelah memahami jenis gigi palsu dan harganya, perlu diketahui bahwa biaya akhir tidak selalu sama pada setiap pasien. Beberapa faktor medis dan teknis memengaruhi total perawatan.

  • Jumlah Gigi Yang Diganti
    Semakin banyak gigi yang perlu diganti, semakin besar biaya keseluruhan karena pembuatan dan penyesuaian alat lebih kompleks.
  • Jenis Bahan
    Material seperti akrilik, logam, atau porselen memengaruhi estetika dan daya tahan sehingga berdampak pada biaya perawatan.
  • Metode Pemasangan
    Metode permanen seperti implan memerlukan prosedur bedah sehingga biaya lebih tinggi dibanding lepasan.
  • Kondisi Gusi Dan Tulang Rahang
    Tulang yang menipis mungkin memerlukan tindakan tambahan sebelum pemasangan, sehingga menambah biaya.
  • Pemeriksaan Tambahan
    Pemeriksaan radiografi dan pencetakan digital diperlukan untuk memastikan hasil presisi dan aman.

Memahami faktor tersebut membantu memperkirakan total biaya dari berbagai jenis gigi palsu dan harganya sebelum menjalani perawatan.

Penggantian gigi penting untuk menjaga fungsi kunyah, kesehatan rahang, dan kualitas hidup. Tersedia berbagai metode mulai dari lepasan hingga implan, masing-masing memiliki kelebihan, keterbatasan, dan biaya berbeda. Mengetahui jenis gigi palsu dan harganya membantu menentukan pilihan yang sesuai kebutuhan. 

Untuk mendapatkan hasil perawatan yang tepat dan sesuai kondisi mulut, konsultasi langsung dengan dokter gigi mengenai jenis gigi palsu dan harganya menjadi langkah awal yang penting. Damessa Dental Clinic dapat menjadi salah satu opsi tempat pemeriksaan dan perawatan gigi palsu secara menyeluruh. Yuk, jadwalkan kunjungan Anda dan dapatkan Informasi kesehatan gigi lainnya Instagram @damessa.dentalclinic!

Referensi:

  • Nikolic, A., Schindler, S., & Moshammer, H. (2025). Tooth loss and oral health-related quality of life: A study in a convenience sample from Austria. Dentistry Journal, 13(10), 475. https://doi.org/10.3390/dj13100475