Rontgen Gigi

Rekap Singkat

  • Rontgen gigi merupakan pemeriksaan penunjang yang membantu dokter gigi melihat kondisi gigi dan jaringan sekitarnya secara lebih jelas. 
  • Pemeriksaan ini diperlukan dalam beberapa kondisi untuk membantu diagnosis dan perencanaan perawatan.

Pernahkah Sahabat Damessa diminta oleh dokter gigi untuk foto rontgen? Kenapa diperlukan foto rontgen? Padahal rasa sakit yang dirasakan hanya gigi dan bukan suatu penyakit yang “berat”. Jadi, seberapa penting foto rontgen bagi kesehatan gigi? Yuk, kita pelajari informasi lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Rontgen Gigi?

Rontgen gigi atau dental radiography merupakan suatu perangkat yang digunakan sebagai pemeriksaan penunjang untuk membantu dokter gigi dalam menentukan diagnosis, rencana perawatan, serta mengevaluasi hasil perawatan yang telah dilakukan. Rontgen gigi memiliki beberapa fungsi, lho, Sahabat Damessa, diantaranya adalah:

  • Melihat apakah ada lesi patologis dalam rongga mulut
  • Mengidentifikasi besar, ukuran, dan batas serta perkembangan suatu lesi
  • Melihat efek dari lesi terhadap struktur di sekitarnya
  • Melihat jumlah dan  posisi gigi geligi dalam rongga mulut

Baca jug: Lesi Mulut Berulang? Ketahui 7 Penyebab Utamanya

Rontgen gigi ini dibagi menjadi dua berdasarkan penempatan filmnya, yaitu intraoral dan ekstraoral atau di dalam dan di luar rongga mulut pasien. Radiografi intraoral terdiri dari beberapa macam, di antaranya: periapikal, oklusal, dan bitewing. Sedangkan radiografi ekstraoral terdiri dari radiografi panoramik, sefalometri, dan CBCT (Cone Beam Computed Tomography).

Kapan Seseorang Perlu Rontgen Gigi?

Setelah membaca mengenai fungsi dari rontgen gigi, penting untuk mengetahui kapan sebaiknya prosedur rontgen gigi dibutuhkan. Berikut penjelasannya:

1. Ketika Gigi Terasa Nyeri, Tetapi Penyebabnya Tidak Jelas

Jika Sahabat Damessa sering mengalami nyeri gigi yang sangat hebat, padahal tidak mengalami gigi berlubang. Nah, foto rontgen ini bisa jadi pemeriksaan penunjang untuk mengetahui kelainan pada gigi dan jaringan penyangganya.

2. Saat Gusi Bengkak atau Dicurigai Infeksi

Ketika timbul adanya pembengkakan atau bahkan abses dalam rongga mulut, selain dari anamnesis dan pemeriksaan klinis, dokter gigi akan meminta pasien untuk melakukan foto radiografi periapikal yang bertujuan untuk mengetahui sebenarnya berasal dari mana infeksi tersebut.

3. Evaluasi Gigi Bungsu

Sebelum dilakukan operasi pencabutan gigi bungsu, dokter gigi maupun dokter gigi spesialis bedah mulut akan meminta pasien untuk melakukan foto rontgen panoramik terlebih dahulu, lho. Hal ini digunakan untuk mengetahui bagaimana posisi dari gigi bungsu Sahabat Damessa supaya rencana perawatannya bisa tepat.

4. Sebelum Perawatan Ortodonti

Sebelum perawatan ortodonti, dokter gigi spesialis ortodonti pastinya akan meminta Sahabat Damessa untuk melakukan foto rontgen panoramik dan sefalometri terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan foto rontgen ini sangat penting untuk menentukan diagnosis dan rencana perawatan, misalnya seperti melihat apakah ruang dari rahang pasien cukup atau ternyata kurang sehingga diperlukan pencabutan sebelum pemasangan behel.

5. Kontrol kondisi tulang dan akar gigi

Setelah perawatan dari dokter gigi spesialis periodonsia, umumnya pasien akan diminta untuk melakukan foto rontgen periapikal maupun panoramik untuk melihat apakah setelah dilakukan perawatan, seperti kuretase, bedah flap, maupun bedah periodontal, jaringan penyangga giginya mengalami perbaikan atau tidak.

Manfaat Rontgen Gigi

Manfaat dari rontgen gigi di antaranya adalah menegakkan diagnosa, menentukan rencana perawatan yang akan dilakukan, serta terkadang untuk mengetahui hasil perawatan yang dilakukan. Rontgen gigi ini sangat bermanfaat dalam dunia kedokteran gigi dikarenakan area wajah dan rongga mulut merupakan struktur tubuh yang kompleks, sehingga ketika ada suatu permasalahan pada area maksilofasial diperlukan pemeriksaan radiografi sebagai pemeriksaan penunjang. 

Nah, sekarang Sahabat Damessa sudah tahu dan paham bahwa foto rontgen bukan hanya untuk kasus-kasus berat saja, kan? Bahkan sebenarnya untuk lesi-lesi seperti sariawan yang menetap dalam rongga mulut dan tak kunjung sembuh, pemeriksaan penunjang seperti radiografi ini diperlukan untuk mengetahui tingkat keparahannya! Jadi tidak perlu skeptis ketika dokter gigi meminta untuk foto radiografi. 

Eits, meski demikian, Sahabat Damessa juga harus tetap menanyakan ke dokter gigi yang merawat apa sih tujuan dari foto rontgen tersebut, supaya tidak terjadi miskomunikasi antara kedua belah pihak. Yuk, foto rontgen di Klinik Damessa dan dapatkan interpretasi yang jelas dan tepat dari dokter gigi berpengalaman!

Referensi

Arifin, N. F., Mattalitti, St. F. O., & Jaya, T. (2023). Hubungan  Tingkat  Pengetahuan  Teori dan  Kemampuan  InterpretasiGambar Radiografi PanoramikKedokteran Gigipada Mahasiswa Kepaniteraan Klinik. DENThalib Journal, 1(2), 28–32. 

Fragiskos, F. D. (2010). Oral Surgery. Springer. 

White, S. C., & Pharoah, M. J. (2014). Oral Radiology: Principles and interpretation. Elsevier.