...

Gigi Anda Mulai Menguning? Kenali Teeth Whitening untuk Senyum Lebih Cerah

Picture of drg. Brenda Regina Christy
drg. Brenda Regina Christy
Daftar Isi
Key Takeaways
  • Teeth whitening adalah perawatan untuk mencerahkan warna gigi dan mengurangi tampilan noda atau perubahan warna tertentu, bukan pengganti perawatan gigi berlubang, gigi patah, maupun penyakit gusi.
  • Pilihannya mencakup in-office bleaching di klinik, at-home bleaching dengan pengawasan dokter, dan produk pemutih yang dijual bebas (over the counter).
  • Pemeriksaan gigi dan gusi lebih dulu penting untuk menentukan metode yang sesuai dan mengantisipasi efek sampingnya, seperti gigi sensitif.

Gigi Anda Mulai Menguning? Kenali Teeth Whitening untuk Senyum Lebih Cerah

Gigi yang tampak makn kuning sering membuat seseorang kurang percaya diri saat tersenyum. Jika Anda mengalaminya, teeth whitening dapat membantu mengurangi perubahan warna tertentu pada gigi, meskipun tidak semua gigi yang berubah warna dapat ditangani dengan prosedur ini.

Gigi yang lebih kekuningan seiring waktu memang hal yang wajar, dan penyebab gigi menguning pun beragam, tidak hanya karena kebiasaan ngopi atau ngeteh. Sebelum memutuskan memutihkan gigi, kenali dulu apa itu teeth whitening, cara kerjanya, jenis dan prosedurnya, efek samping, hingga cara menjaga hasilnya.

Apa Itu Teeth Whitening?

Teeth whitening, atau lebih dikenal dengan bleaching, adalah tindakan pemutihan gigi menggunakan bahan kimia untuk mengurangi pigmentasi pada gigi. Bahan yang digunakan bekerja dengan memecah molekul penyebab perubahan warna. Umumnya, bahan tersebut berupa hidrogen peroksida, karbamid peroksida, atau sodium perborat.

Hasil teeth whitening dapat berbeda pada tiap orang karena bergantung pada penyebab dan kondisi awal warna gigi. Perlu diingat juga bahwa pemutihan gigi ini merupakan perawatan estetika, bukan pengganti perawatan gigi berlubang, gigi patah, maupun penyakit gusi.

Siapa yang Cocok Melakukan Teeth Whitening?

Bleaching diindikasikan pada kondisi berikut:

  • Perubahan warna pada gigi depan
  • Perubahan warna karena penuaan
  • Perubahan warna karena konsumsi teh dan kopi
  • Perubahan warna karena merokok
  • Gigi yang pernah mengalami trauma
  • Stain ringan akibat konsumsi tetrasiklin
  • Stain fluorosis ringan

Sebaliknya, kelompok berikut perlu menjalani perawatan lain terlebih dahulu atau berhati-hati sebelum menjalaninya:

  • Pasien dengan stain parah akibat tetrasiklin atau fluorosis
  • Anak-anak atau remaja
  • Gigi dengan struktur yang berubah akibat trauma atau kebiasaan buruk, seperti bruxism
  • Perokok aktif
  • Gigi sensitif
  • Ibu hamil

Jenis dan Teknik Teeth Whitening

Berdasarkan sasarannya, bleaching dibagi menjadi dua jenis:

  • Internal bleaching: Prosedur ini memperbaiki tampilan gigi nonvital tanpa mengurangi struktur gigi tambahan, dan lebih ekonomis dibandingkan perawatan seperti veneer.
  • Eksternal bleaching: Prosedur ini diindikasikan untuk gigi vital (hidup) yang mengalami perubahan warna ekstrinsik sehingga gigi tampak lebih cerah.

Adapun dari sisi teknik, terdapat tiga pilihan:

  1. At-home bleaching: Pemutihan gigi menggunakan customized tray. Dokter gigi mengevaluasi kondisi gigi Anda lebih dulu, lalu Anda diberi tray untuk menahan bahan pemutih dan dipakai selama beberapa jam sesuai instruksi dokter. Hasilnya diperoleh secara bertahap.
  2. In-office bleaching: Teknik ini dilakukan di klinik oleh dokter gigi dengan konsentrasi bahan yang disesuaikan untuk penggunaan profesional. Dokter dapat mengontrol setiap langkah dan menghentikan perawatan bila Anda merasa tidak nyaman. Hasilnya dalam sekali duduk juga lebih signifikan, meski teknik ini sering dikombinasikan dengan at-home bleaching untuk hasil yang lebih optimal.
  3. Over the counter (OTC): Produk pemutih gigi yang dijual bebas di apotek, supermarket, dan toko daring tanpa supervisi dokter gigi. Bentuknya beragam, mulai dari pasta gigi, permen karet, whitening strip, obat kumur, dental floss, hingga tray, dengan kandungan bahan pemutih berkonsentrasi rendah.

Baca juga: Toothpaste Whitening Beneran Bikin Gigi Putih? Ini Faktanya

Prosedur Teeth Whitening di Klinik

Saat Anda menjalaninya di klinik, tahapannya umumnya sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan klinis: Dokter gigi memeriksa kondisi gigi dan gusi sambil melakukan anamnesis (wawancara) untuk mengidentifikasi penyebab perubahan warna. Dokter juga memastikan tidak ada masalah yang perlu dirawat lebih dulu sebelum bleaching.
  2. Menentukan warna awal gigi: Gigi dibersihkan dengan brush, lalu warna awalnya ditentukan menggunakan shade guide. Warna ini dicatat sebagai pembanding setelah perawatan.
  3. Melindungi gusi dan jaringan sekitar: Dokter melindungi seluruh gusi dan jaringan di sekitar gigi agar tidak terkena bahan pemutih secara langsung.
  4. Mengaplikasikan bahan pemutih: Setelah gusi terlindungi, bahan bleaching diaplikasikan pada gigi dengan brush sesuai protokol yang tersedia.
  5. Evaluasi hasil: Bahan pemutih dibersihkan dan hasilnya dilihat. Umumnya dokter mengaplikasikan bahan pemutih satu hingga dua kali, lalu membandingkan kondisi sebelum dan sesudah perawatan.

Evaluasi hasil sesudah (kiri) dan sebelum (kanan) perawatan dengan menggunakan shade guide (Pribadi et al., 2022)

Gambar 1. Evaluasi hasil sesudah (kiri) dan sebelum (kanan) perawatan dengan menggunakan shade guide (Pribadi et al., 2022)

Efek Samping Teeth Whitening

Setiap tindakan memiliki risiko, termasuk pemutihan gigi. Efek samping yang paling umum setelah bleaching adalah gigi sensitif, yang biasanya ringan dan hanya bertahan sekitar dua sampai tiga hari. Hal ini terjadi karena bahan bleaching masuk melalui kanal-kanal kecil pada struktur gigi dan memicu reaksi di dalam gigi, yang Anda rasakan sebagai ngilu. Bahan desensitisasi dilaporkan dapat menjadi pilihan untuk meredakannya.

Iritasi pada gusi juga dapat terjadi, dengan kejadian yang lebih tinggi pada at-home bleaching. Penyebabnya bisa karena tray yang kurang pas, dan iritasi ini umumnya sembuh sendiri tanpa memerlukan perawatan apa pun.

Frequently Asked Questions

Kelompok ini termasuk yang memerlukan kehati-hatian khusus, sehingga sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum memutuskan memutihkan gigi.
Umumnya tidak. Sensitivitas yang muncul biasanya ringan dan berlangsung sekitar dua sampai tiga hari, dan dokter gigi dapat membantu meredakannya dengan bahan desensitisasi.
Perlu. Dokter gigi Damessa akan memeriksa gigi dan gusi, mencari penyebab perubahan warna, lalu menentukan apakah bleaching sudah sesuai atau ada perawatan lain yang perlu dilakukan lebih dulu.

Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Teeth Whitening

Keberhasilan bleaching dipengaruhi oleh komposisi atau agen bleaching, waktu paparan, dan tipe perubahan warna yang dialami. Bila perubahan warna disebabkan oleh obat yang mengandung tetrasiklin dengan derajat parah, respons terhadap produk bleaching juga akan lebih lambat.

Berapa Lama Hasil Teeth Whitening Bertahan?

Persentase kembalinya warna gigi (color relapse) setelah bleaching sulit diprediksi karena bergantung pada frekuensi makan dan minum berwarna, kebiasaan merokok, dan kebersihan mulut. Meski tidak dapat digeneralisasi, in-office maupun at-home tray bleaching pada gigi vital dilaporkan mampu bertahan hingga dua tahun.

Pada gigi yang sudah mati atau telah menjalani perawatan saluran akar, keberhasilan internal bleaching dapat menurun seiring waktu. Salah satu studi melaporkan tingkat keberhasilan sekitar 80% setelah satu tahun dan 45% setelah enam tahun.

Konsultasi Teeth Whitening yang Aman Bersama Dokter Gigi Damessa

Teeth whitening dapat membuat senyum tampak lebih cerah, tetapi hasil dan keamanannya sangat bergantung pada penyebab perubahan warna serta kondisi gigi dan gusi Anda. Karena itu, mulailah dengan memeriksakan gigi ke Klinik Gigi Damessa agar metode yang dipilih tepat sasaran.

Tim dokter gigi Damessa lebih dulu mencari tahu penyebab gigi menguning dan memastikan tidak ada masalah yang perlu dirawat, lalu menjelaskan metode bleaching yang sesuai dan aman untuk Anda, termasuk cara menjaga hasilnya.

Punya pertanyaan seputar warna gigi Anda? Hubungi admin Damessa lewat tombol WhatsApp di laman ini untuk menanyakan jadwal dokter di cabang terdekat sekaligus hal-hal awal seputar teeth whitening. Jangan lewatkan juga banner promo di artikel ini, tempat penawaran yang sedang berlaku ditampilkan.

Referensi
  • Aidos, M., Marto, C. M., Amaro, I., Cernera, M., Francisco, I., Vale, F., Marques-Ferreira, M., Oliveiros, B., Spagnuolo, G., Carrilho, E., Coelho, A., & Baptista Paula, A. (2024). Comparison of in-office and at-home bleaching techniques: An umbrella review of efficacy and post-operative sensitivity. Heliyon, 10(3). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25833
  • Barbosa, L. M., Amâncio Filha, M. B., Leite, J. V., Santos, J. V., De Medeiros, J. M., De Oliveira, I. L., Pecho, O. E., Meireles, S. S., & Lima, R. B. (2024). Over-the-counter products in tooth bleaching: A scoping review. Journal of Dentistry, 145, 104989. https://doi.org/10.1016/j.jdent.2024.104989
  • Gupta, R., Hegde, J., Prakash, V., & Srirekha, A. (2019). Concise conservative dentistry and endodontics. Elsevier India.
  • Irusa, K., Alrahaem, I. A., Ngoc, C. N., & Donovan, T. (2022). Tooth whitening procedures: A narrative review. Dentistry Review, 2(3), 100055. https://doi.org/10.1016/j.dentre.2022.100055
  • Jin Y, Paranhos KS, Salamone A, et al. Internal Tooth Whitening. [Updated 2024 May 7]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK603756/
  • Noor Zaelan, A. G., Nugroho, J. J., Dwiandhany, W. S., Hikmah, N., Trilaksana, A. C., & Natsir, N. (2024). Kajian Keberhasilan Bleaching eksternal pada perawatan diskolorasi ringan pada gigi anterior dan premolar: Laporan Kasus. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 35(3), 218–222. https://doi.org/10.24198/jkg.v35i3.46877
  • Pribadi, N., Sylvia, S., Tri Maulinda, W., & Wahyu Nur Cahyani, A. (2022). In office dental bleaching with hydrogen peroxide: A case report. Conservative Dentistry Journal, 12(2), 82–85. https://doi.org/10.20473/cdj.v12i2.2022.82-85
Share

Konsultasi Sekarang! Gratis!

Hubungi kami atau kunjungi klinik Damessa terdekat di kota Anda.

Cari Dokter

1 2 3 4 … 31

Cari Artikel